JudulPenetapan : Penetapan Kadar Lemak Secara Soklet. Tujuan Penetapan : Mengetahui kadar lemak pada sampel bahan pangan melalui metode ekstraksi langsung dengan alat soxhlet. Dasar Prinsip : Lemak bebas diekstraksi dengan pelarut non polar.Metode soxhlet yaitu lemak yang terekstrasi dalam pelarut akan terakumulasi dalam wadah pelarut (labu Surveidilakukan dengan cara observasi untuk mengetahui kondisi eksisting jalur pejalan kaki seperti panjang, lebar jalur, tinggi trotoar, serta fasilitas yang ada. Data tersebut nantinya digunakan untuk mengetahui ruang gerak pejalan kaki dan ketersediaan fasilitas penunjang jalur pejalan kaki. Sedangkan terkait 3.6 Populasi dan Sampel Padakesempatan kali ini, kami akan menjelaskan tentang apa itu statistika, macam-macam statistika berdasarkan fungsinya, data dan sampel serta cara mengambil sampel. Statistika memiliki banyak ilmu terapan bisa dipelajari dalam matematika. Daftar Isi1 Definisi Statistika2 Populasi dan Sampel3 Data Kualitatif dan Kuantitatif Definisi Statistika Statistika adalah cabang ilmu matematika terapan Kitahanya dapat menghitung peluang gambar akan muncul di atas. Kegiatan melemparkan koin ini dinamai dengan percobaan acak. Percobaan ini bisa kita ulang beberapa kali. Rangkaian beberapa percobaan tersebut disebut sebagai eksperimen. Nah, dalam rumus peluang kita akan mengenal Frekuensi Relatif, Ruang Sampel, dan Titik Sampel. Frekuensi Relatif KumpulanRumus Peluang. 1. Rumus peluang untuk ruang sampel. Rumus ruang sampel ini tergantung dengan jumlah objek yang ada dalam suatu percobaan. Artinya, semakin banyak objek yang ada di dalam percobaan maka semakin banyak juga ruang sampelnya. Sebagai contoh, ketika kamu melempar satu uang koin yang memiliki dua ruang sampel yakni gambar dan Misalkan kita akan mencari berapa peluang kejadian munculnya muka dadu bernomor bilangan prima adalah K = {2, 3, 5} atau kejadian K dinotasikan dengan n(K), sehingga n(K) = 3. Peluang munculnya setiap titik sampeldalam ruang sampel S sama, yaitu 1/6. Dengan demikian, peluang munculnya muka dadu bernomor genap adalah sebagai berikut. Ruangsampel pada suatu percobaan dapat dinyatakan dengan 3 cara, yaitu : 1. Dalam bentuk diagram larik 2. Dalam bentuk tabel 3. Dalam bentuk diagram pohon Agar kamu lebih paham lagi menentukan ruang sampel dari suatu percobaan, mari kita bahas satu persatu ketiga cara menyatakan ruang sampel suatu percobaan tersebut. Hubunganantara Peluang/percobaan, ruang sampel, dan titik sampel tersebut akan kita bahas satu-persatu. A. Definisi / Pengertian. v Peluang/percobaan. Peluang/percobaan dapat didefinisikan sebagai sebuah cara yang dilakukan untuk mengetahui kemungkinan terjadinya sebuah peristiwa. Itulah cara mencari rata-rata untuk data tunggal. Dalammenentukan ruang sampel, terdapat beberapa, diantaranya adalah : 1. Dengan cara mendaftarkan satu-persatu. Cara ini adalah cara yang sangat mudah dan sederhana, cukup disebutkan satu-persatu anggota ruang sampelnya. Contoh : Ketika kita melempar uang koin, maka ada dua kemungkinan yang muncul, yaitu : sisi angka (A) atau sisi gambar (G). Kaliini Rumus Matematika akan membahas tentang Pengertian Ruang Sampel dan Titik Sampel, dimana: " Definisi Ruang Sampel" : " Definisi Titik Sampel ": Titik Sampel adalah anggota-anggota dari ruang sampel atau kemungkinan-kemungkinan yang muncul. Contoh: 1. Pada percobaan melempar dua buah mata uang logam (koin) homogen yang berisi angka U0Ez. RUANG SAMPEL dan TITIK SAMPEL adalah himpunan dari hasil yang mungkin pada suatu percobaan Percobaan 1 Jika kita melempar satu koin uang logam, kemungkinan hasilnya adalah Angka atau Gambar ditulis { A, G } yang dsebut ruang sampel S, jadi S = { A, G } dan n S = 2 Percobaan 2 Jika kita melempar dua koin uang logam sebanyak satu kali maka ada 4 kemungkinan hasil yaitu { AA, AG, GA, GG }, maka ruang sampelnya adalah ; S = { AA, AG, GA, GG } dan n S = 4 adalah kemungkinan yang muncul atau terjadi, jadi titik sampel merupakan anggota dari ruang sampel. Titik sampel pada percobaan 1 adalah , A atau G Titik sampel pada percobaan 2 adalah AA bermakna kedua koin menghasilkan kejadian sisi Angka AG bermakna uang 1 muncul angka uang ke 2 muncul gambar GA bermakna uang 1 muncul gambar uang ke 2 muncul angka GG bermakna uang 1 muncul gambar uang ke 2 muncul gambar Contoh soal 1 Pada pelemparan dua koin, tentukan titik sampel kejadian muncul satu angka. Jawab misal kejadian itu K, maka K = { AG, GA } dan nK = 2 Contoh Soal 2 Tiga mata uang logam dilambungkan bersama, tentukan b. Titik sampel muncul satu gambar dua angka c. Titik sampel muncul paling sedikit dua angka Jawab a. Ada beberapa cara menentukan uang sampel dari suatu percobaan, Dengan diagram pohon misal koin itu berwarna merah, kuning dan hijau Jadi S = { AAA, AAG, AGA, AGG, GAA, GAG, GGA, GGG } dan nS = 8 b. Misal kejadian muncul satu gambar dan dua angka adalah K maka K = { AAG, GAA, AGA } dan nK = 3 c. Misal kejadian muncul paling sedikit dua angka adalah L maka L = { AAG, GAA, AGA, AAA } dan nL = 4 Catatan Untuk menentukan ruang sampel bisa juga menggunakan tabel seperti berikut Contoh soal 3 Pada pelemparan sebuah dadu, tentukan b. Titik sampel mata dadu prima Jawab a. dadu berbentuk kubus memiliki 6 permukaan maka S = { 1, 2, 3, 4, 5, 6 } dan nS = 6 b. Misal kejadian muncul mata dadu prima adalah M maka M = { 2, 3, 5 } dan nM = 3 Contoh soal 4 Dua mata dadu dilempar bersama, tentukan a. Ruang sampelnya b. Titik sampel muncul mata dadu berjumlah 8 c. Titik sampel mata dadu pertama ganjil dan mata dadu kedua genap Jawab a. Dari gambarberikut tampak mata dadu yang mucul adalah 4 dan 2 atau 4,2 Untuk menentukan ruang sampel DUA DADU yang dilempar bersama dapat menggunakan tabel berikut Dadu I , II 1 2 3 4 5 6 1 1,1 1,2 1,3 1,4 1,5 1,6 2 2,1 2,2 2,3 2,4 2,5 2,6 3 3,1 3,2 3,3 3,4 3,5 3,6 4 4,1 4,2 4,3 4,4 4,5 4,6 5 5,1 5,2 5,3 5,4 5,5 5,6 6 6,1 6,2 6,3 6,4 6,5 6,6 Banyaknya anggota ruang sampel adalah 36 jadi nS = 36 b. Tampak pada tabel pasangan dadu yang berjumlah 8 adalah 3,5 , 5,3 , 4,4 , 2,6 , 6,2 , jika kejadian muncul mata dadu berjumlah 8 adalah R maka R = { 3,5 , 5,3 , 4,4 , 2,6 , 6,2 } dan n R = 5 c. Jika kejadian mata dadu pertama ganjil dan mata dadu kedua genap adalah H maka dari tabel di atas diperoleh H = { 1,2, 1,4, 1,6, 3,2, 3,4, 3,6, 5,2, 5,4, 5,6 } dan nH = 9 Contoh soal 5 Di dalam sebuah kantong terdapat 4 kelereng berwarna Merah, Kuning, Putih dan Hijau, diambil 2 kelereng sekaligus tentukan ruang sampelnya. Jawab Misal kelereng itu adalah M, K, P dan H maka pasangan yang mungkin adalah MK, MP, MH, KP, KH dan PH maka S = { MK, MP, MH, KP, KH,PH } , nS = 6 Catatan Pasangan MK dan KM adalah sama maka cukup ditulis 1 kali, demikian juga untuk pasangan pasangan yang lain. Contoh soal 6 Sebanyak 5 koin dilempar bersama, tentukan a. Banyaknya anggota ruang sampel b. Banyaknya titik sampel kejadian muncul 3 Angka Jawab a. Dari beberapa contoh terlihat bahwa Jadi untuk 5 koin dilempar bersama maka nS = 32 a. Untuk mencari banyaknya titik sampel muncul 3 Angka, dapat menggunakan formasi segitiga pascal Dari gambar di atas dapat disimpulkan bahwa Titik sampel 5A AAAAA sebanyak 1 Titik sampel 4A 1G misal AAAAG, AAAGA, AAGAA , dst… sebanyak 5 Titik sampel 3A 2G misal AAAGG, AAGGA, dst…. sebanyak 10 Titik sampel 2A 3G misal AAGGG, AGGGA, dst… sebanyak 10 Titik sampel 1A 4G misal AGGGG, GAGGG, dst… sebanyak 5 Titik sampel 5G GGGGG sebanyak 1 Jadi banyaknya titik sampel muncul 3A adalah 10 DAFTAR MATERI Berikut adalah pembahasan tentang peluang yang meliputi titik sampel, ruang sampel, pengertian ruang sampel, cara menentukan ruang sampel, contoh ruang sampel, menentukan ruang sampel suatu percobaan, menentukan ruang sampel, peluang suatu kejadian dalam matematika. Dasar-Dasar Peluang 1. Kejadian Acak 2. Titik Sampel dan Ruang Sampel Cara Menentukan Ruang Sampel Suatu Percobaan Contoh Soal PeluangSebarkan iniPosting terkait Dasar-Dasar Peluang Dalam kehidupan sehari-sehari, kamu pasti sering mendengar pernyataan-pernyataan berikut. Nanti sore mungkin akan turun hujan. Berdasarkan hasil perolehan suara, Joni berpeluang besar untuk menjadi ketua kelas. Peluang Indonesia untuk mengalahkan Brazil dalam pertandingan sepakbola sangat kecil. Besar peluang ketiga pernyataan di atas dinyatakan dengan mungkin, berpeluang besar , dan berpeluang kecil. Di dalam Matematika, besar peluang suatu kejadian/pernyataan dapat ditentukan secara eksak. Untuk lebih jelasnya, pelajari uraian berikut. 1. Kejadian Acak Coba kamu lemparkan sekeping uang logam. Dapatkah kamu memastikan sisi mana yang akan muncul? Tentu saja tidak, bukan? Kamu hanya mengetahui sisi yang mungkin muncul adalah salah satu dari sisi angka atau gambar. Pelemparan sekeping uang logam merupakan salah satu contoh kejadian acak. Untuk lebih memahami pengertian kejadian acak, lakukanlah kegiatan berikut. Kegiatan Siapkan sebuah dadu, sebuah wadah, lima bola merah, dan lima bola kuning. Lemparkan dadu tersebut. Dapatkah kamu menentukan muka dadu yang akan muncul? Masukan lima bola merah dan lima bola kuning ke dalam wadah. Aduklah bola-bola tersebut. Kemudian, tutup matamu dan ambillah satu bola. Dapatkah kamu menentukan warna bola yang terambil? Ulangi percobaan nomor 3. Kali ini, lakukan tanpa menutup mata. Dapatkah kamu menentukan warna bola yang terambil? Pada percobaan nomor 1, kamu tentu tidak tahu muka dadu mana yang akan muncul. Kamu hanya mengetahui bahwa muka dadu yang akan muncul adalah yang bertitik satu, dua, tiga, empat, lima, atau enam. Kejadian muka dadu mana yang akan muncul tidak dapat ditentukan sebelumnya. Inilah yang disebut kejadian acak . Sekarang, tentukan olehmu kejadian acak atau bukankah percobaan nomor 3 dan nomor 4? Percobaan yang dilakukan pada Kegiatan di atas disebut percobaan statistika. Percobaan statistika adalah percobaan yang dilakukan untuk mengamati suatu kejadian. 2. Titik Sampel dan Ruang Sampel Pada pelemparan sekeping uang logam, sisi yang mungkin muncul adalah sisi angka A atau sisi gambar G. Jika sisi yang mungkin muncul ini dinyatakan dengan himpunan, misalnya S, menjadi S = {A,G}. Kumpulan atau himpunan semua hasil yang mungkin muncul pada suatu percobaan disebut ruang sampel, dilambangkan dengan S. Adapun anggota-anggota dari S disebut titik sampel. Banyak anggota titik sampel suatu ruang sampel dinyatakan dengan nS. Cara Menentukan Ruang Sampel Suatu Percobaan Cara menentukan ruang sampel dari titik sampel ada tiga, yaitu dengan mendaftar, tabel, dan diagram pohon. a. Menentukan Ruang Sampel dengan Mendaftar Misalkan, pada pelemparan dua keping uang logam sekaligus, sisi yang muncul adalah angka A pada uang logam pertama dan gambar G pada uang logam kedua, ditulis AG. Kejadian lain yang mungkin muncul pada pelemparan kedua uang logam tersebut adalah AA, GA, dan GG. Jika ruang sampelnya dituliskan dengan cara mendaftar, hasilnya adalah S = {AA, AG, GA, GG} dengan n S = 4. b. Menentukan Ruang Sampel dengan Tabel Selain dengan cara mendaftar, ruang sampel dapat ditentukan dengan cara membuat tabel. Perhatikan kembali pelemparan dua keping uang logam pada bagian a. Untukmenentukan ruang sampel dengan tabel, buatlah tabel dengan jumlah baris dan kolom yang diperlukan. Untuk percobaan pelemparan dua uang logam sekaligus, diperlukan tabel yang terdiri atas tiga kolom dan tiga baris. Isi kolom pertama dengan hasil yang mungkin muncul dari uang logam ke-1 dan isi baris kedua dengan hasil yang mungkin dari uang logam ke-2. Kemudian, lengkapi tabel yang kosong. Tabel ruang sampel pelemparan dua logam adalah sebagai berikut. Jadi, ruang sampelnya adalah S = {AA, AG, GA, GG} dengan nS = 4. c. Menentukan Ruang Sampel dengan Diagram Pohon Cara lain yang digunakan untuk menentukan ruang sampel adalah dengan diagram pohon. Cara ini merupakan cara yang paling mudah. Berikut adalah diagram pohon untuk pelemparan dua uang logam sekaligus. Jadi, ruang sampelnya adalah S = {AA, AG, GA, GG} dengan nS = 4. Contoh Soal Peluang Tentukan ruang sampel dari percobaan-percobaan berikut. a. Melempar sebuah dadu. b. Melempar tiga keping uang logam sekaligus. c. Melempar dua buah dadu sekaligus. Jawab a. Hasil yang mungkin muncul dari pelemparan sebuah dadu adalah muka dadu bertitik 1, 2, 3, 4, 5 dan 6. Jadi, ruang sampelnya adalah S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. b. Untuk mempermudah penentuan ruang sampel pelemparan tiga keping uang logam sekaligus, digunakan diagram pohon. Jadi, ruang sampelnya adalah S = {AAA, AAG, AGA, AGG, GAA, GAG, GGA, GGG}. c. Untuk mempermudah penentuan ruang sampel pelemparan dua buah dadu sekaligus, digunakan tabel. Jadi, ruang sampelnya adalah S = {1, 1, 1, 2, 1, 3, … 6, 6} Di artikel Matematika kelas 12 ini, kita akan belajar mengenai konsep dasar, rumus, dan cara menghitung teori peluang suatu kejadian. Yuk, simak selengkapnya! — Wih udah kelas 12 nih, dikit lagi lanjut kuliah. Pasti sekarang kamu lagi mempersiapkan strategi jitu, supaya gak salah pilih kampus dan jurusan impian. Kamu wajib banget untuk cek peluang program studi yang bakal kamu ambil. Nanti, kamu bisa cek lebih lanjut banyaknya daya tampung dan peminat di tahun sebelumnya. Pokoknya sih, harus jago cari peluang, supaya kamu bisa lolos di kampus impianmu. Nah, kayak yang udah disinggung sebelumnya tentang peluang. Pas banget nih, di artikel Matematika kelas 12 kali ini, kita mau bahas tentang rumus peluang suatu kejadian. Kamu tau nggak nih, apa yang dimaksud dengan peluang suatu kejadian? Pengertian Peluang Suatu Kejadian Singkatnya, peluang suatu kejadian itu adalah kemungkinan dari suatu kejadian. Selain peluang lolos di kampus impian, banyak contoh lain tentang peluang, ya. Bisa peluang mendapatkan bola berwarna merah, peluang menang lomba, peluang turun hujan, dan masih banyak lagi. Tapi sebelum kita lanjut, ada beberapa hal atau istilah-istilah dasar yang ada di peluang kejadian ini. Jadi, kamu wajib paham karena istilah-istilah ini akan selalu ada di materi peluang. Baca Juga Memahami Istilah dalam Peluang Percobaan, Titik Sampel & Ruang Sampel Rumus Peluang Suatu Kejadian Peluang atau kemungkinan, secara teoritis artinya perbandingan antara banyaknya suatu kejadian dengan banyaknya seluruh kemungkinan yang terjadi. Jadi, kita bisa tuliskan rumus peluang kejadian, seperti ini Selain rumus peluang suatu kejadian di atas, ada juga sifat-sifat peluang suatu kejadian yang wajib kamu tau. Di antaranya sebagai berikut Nah, penting untuk kamu ingat, jika kamu menemukan soal peluang yang memperhatikan urutan/susunannya, misal ada keterangan “diambil berurutan”, maka kamu harus hitung dengan rumus permutasi. Sebaliknya, kalau pada soal disuruh untuk diambil secara acak atau tidak memperhatikan urutan, maka kamu pakai rumus kombinasi. Hayooo, kamu masih ingat nggak dengan rumus permutasi dan rumus kombinasi? Kalo lupa, coba perhatikan gambar di bawah ini, ya! Nah, sebelum lanjut ke latihan soal, ada beberapa ringkasan langkah-langkah untuk nentuin hasil peluang suatu kejadian Kamu harus menentukan ruang sampelnya atau nS terlebih dahulu. Menentukan kejadian peluang atau nA yang dikehendaki. Terakhir tinggal kamu tentuin peluang nya dengan rumus di atas tadi. Baca Juga Yuk, Belajar 5 Jenis Permutasi pada Teori Peluang! Yuk, langsung aja kita terapkan ke latihan soal! Cara Menghitung Peluang Suatu Kejadian Empat bola diambil secara acak dari sebuah box yang berisi 15 buah bola. Karena salah penempatan, 3 bola kempis dan tidak bisa digunakan. Peluang terambilnya empat bola yang tidak kempis adalah…. 0 0,23 0,36 0,42 0,46 Pembahasan Dari soal diketahui ada 15 bola dan 3 diantaranya kempis. Jadi, sisa 12 bola yang bisa digunakan. Nah, karena dari soal tidak ada aturan urutan dalam pengambilan bola, jadi rumus yang kita pakai adalah rumus kombinasi. Cari nS terlebih dahulu Banyak cara mengambil 4 bola dari 15 bola adalah Next, kita cari nA Banyak cara mengambil 4 bola dari 12 bola adalah Jadi, peluang 4 bola yang terambil tidak pecah adalah Ternyata gampang kan? yang terpenting kamu harus bisa bedain kapan kamu harus pakai rumus permutasi atau kombinasi, biar nggak salah hitung. Supaya lebih paham, di bawah ini ada satu contoh soal lagi, nih. Coba jawab bersama-sama lagi, ya. Contoh Soal Peluang Suatu Kejadian Terdapat sebuah kotak yang berisikan 10 buah balon, yang terdiri dari 3 balon merah dan 7 balon kuning. Hitunglah peluang terambil 3 balon kuning sekaligus! Pembahasan Untuk menghitung banyaknya cara pengambilan 3 balon kuning sekaligus dari 7 balon kuning, dapat digunakan rumus kombinasi nA = 7C3 7C3 = 7! / 7-3! × 3! = 7 × 6 × 5 × 4! / 4! × 3 × 2 × 1 = 7 × 6 × 5 × 4! / 4! × 3 × 2 × 1 = 7 × 5 / 1 = 35 Untuk banyaknya cara pengambilan 3 balon dari 10 balon adalah nS = 10C3 10C3 = 10! / 10-3! × 3! = 10 × 9 × 8 × 7! / 7! × 3 × 2 × 1 = 10 × 9 × 8 × 7! / 7! × 3 × 2 × 1 = 720/6 = 120 Lalu, kita hitung peluang terambil 3 balon kuning sekaligus PA = nA / nS = 35/120 = 7/24 = 0,29 Jadi, jawaban yang tepat untuk contoh soal peluang acak di atas adalah 0,29. Baca Juga Konsep Kejadian Majemuk dalam Teori Peluang Matematika Pengertian Peluang Komplemen Di materi peluang kejadian ini, juga ada yang namanya peluang komplemen, simbolnya kayak gini nih Ac. Peluang komplemen sering juga tuh keluar di soal-soal ujian teori peluang. Kalau begitu, apa sih yang dimaksud peluang komplemen? Jadi, peluang komplemen Ac adalah peluang semua kejadian yang bukan A. Rumus Peluang Komplemen Peluang kejadian punya hubungan dengan peluang komplemen. Dari hubungan itu lah, kita bisa mendapatkan rumus peluang komplemen. Hubungan antara peluang kejadian A dengan komplemennya Ac, antara lain Cara Menghitung Peluang Komplemen Diketahui suatu kantong berisi 8 bola merah, 4 bola putih, dan 2 bola hijau. Peluang terambilnya bola bukan merah adalah …. Pembahasan Misal PA= peluang terambilnya bola merah Maka, untuk mencari peluang terambilnya bola merah atau Yuk kita cari terlebih dahulu PA dengan rumus nA adalah banyaknya bola merah dalam kantong, berarti nA= 8 Sedangkan nS banyaknya sampel yaitu jumlah semua bola yang ada di kantong, nS = 8 + 4+ 2 = 14. langsung aja kita substitusi ke rumus Baca Juga Kombinasi dan Binomial Newton dalam Aturan Pencacahan Contoh Soal Peluang Komplemen Tiga uang koin dilempar secara bersamaan. Peluang tidak muncul gambar satu pun adalah… Pembahasan Misal PA = peluang munculnya gambar Maka, untuk mencari peluang tidak muncul gambar adalah PAc = 1 – PA Cari terlebih dahulu PA dengan rumus PA = nA / nS nA adalah banyaknya gambar yang ada pada ruang sampel, berarti nA = 7 Sedangkan nS adalah banyaknya sampel, berarti nS = 8 Langsung kita substitusi ke rumus PA = nA / nS = 7/8 Lalu, kita cari peluang komplemennya PAc = 1 – PA = 1 – 7/8 = 8/8 – 7/8 = 1/8 = 0,125 Jadi, peluang tidak muncul gambar satu pun adalah 0,125. Frekuensi Harapan Suatu Kejadian Ketika kamu belajar peluang kejadian, jangan bingung kalo kamu nemuin frekuensi harapan. Frekuensi harapan atau disimbolkan dengan FhA, bisa juga disebut sebagai ekspektasi suatu kejadian. Kalo suatu percobaan dilakukan berulang kali, maka frekuensi harapan muncul suatu kejadiannya akan semakin besar. Rumus Frekuensi Harapan Suatu Kejadian Jadi, frekuensi harapan pada suatu percobaan adalah hasil kali banyaknya percobaan dengan peluang kejadian secara teoritis. Rumus frekuensi harapan bisa ditulis sebagai berikut “Biasanya soal frekuensi harapan suatu kejadian kaya gimana sih?” Nah, langsung masuk ke contoh soal aja yuk! Cara Menghitung Frekuensi Harapan Suatu Kejadian Sebuah dadu dilempar 24 kali. Jika A adalah kejadian muncul mata dadu prima ganjil, maka tentukanlah frekuensi harapan munculnya kejadian A! Pembahasan Diketahui dari soal n = 24 Ingat Rumus Frekuensi Harapan Nah, karena A adalah mata dadu prima ganjil, maka A={3,5} atau nA= 2. Untuk S = {1,2,3,4,5,6} maka nS= 6 Lanjut, tinggal masukan ke dalam rumus frekuensi harapan. Jadi, frekuensi harapan kejadian A adalah 8. Contoh Soal Frekuensi Harapan Sudah paham teorinya, sekarang kita latihan soal, yuk! Terdapat 7 buah kartu yang ditulisi huruf A, B, C, D, E, F, G. Lalu, dari kartu tersebut diambil sebuah kartu secara acak. Jika pengambilan dilakukan sebanyak 70 kali dengan pengembalian, maka frekuensi harapan terambil kartu yang bertuliskan huruf vokal adalah… Pembahasan Diketahui nA = banyaknya huruf vokal yang tersedia yaitu 2 A dan E nS = banyaknya kartu yaitu 7 n = banyaknya pengambilan yaitu 70 kali Maka, frekuensi harapan terambil kartu bertuliskan huruf vokal adalah fhA = n x PA = n x nA / nS = 70 x 2 / 7 = 20 Jadi, frekuensi harapan terambil kartu bertuliskan huruf vokal adalah 20. Baca Juga Konsep Dasar Peluang Empiris, Rumus, dan Contoh Soalnya Wah, lengkap banget nih pembahasan mengenai peluang ini. Kamu sudah belajar banyak mengenai rumus-rumus peluang kejadian, peluang komplemen, frekuensi harapan, disertai contoh soalnya. Ternyata cukup mudah kan, guys? Sebenarnya materi peluang gak berhenti sampai di sini aja ya, karena masih ada lagi pembahasan yang lebih seru. Aku kasih contohnya nih, ada peluang kejadian yang saling lepas, saling bebas, dan masih banyak lagi! Semua materi ini penting loh! Makanya jangan sampai kelewatan untuk terus belajar dan bahas-bahas soal di ruangbelajar. Materinya lengkap, pembahasan soal yang terupdate terus-menerus ditambah lagi pembahasan soal nya gampang dipahami, langganan sekarang aja yuk. Sampai jumpa di artikel berikutnya ya, dadah! Referensi Nugraha, S dan Sulaiman. 2012 Buku Jagoan Matematika SMA/MA Kelas 10,11,12. Depok Penerbit Pustaka Makmur. Sutrisno, J. dan Foster, B. 2019 Fokus Belajar Inti Sari Matematika untuk SMP/MTs. Jakarta Penerbit Duta. Artikel pertama kali ditulis oleh Tedy Rizkha Heryansyah dan diperbarui pada 29 Juni 2022 oleh Efira Yesika.